Belajar Menulis Kata untuk Anak TK

sisca


Belajar Menulis Kata untuk Anak TK

Menulis adalah keterampilan penting yang harus dikuasai oleh anak-anak sejak dini. Menulis dapat membantu anak-anak untuk mengekspresikan pikiran dan perasaan mereka, serta untuk belajar tentang dunia di sekitar mereka. Namun, bagi anak-anak TK, belajar menulis bisa jadi merupakan tugas yang sulit dan menantang. Oleh karena itu, penting bagi orang tua dan guru untuk menemukan cara yang menyenangkan dan efektif untuk membantu anak-anak belajar menulis.

Salah satu cara yang efektif untuk membantu anak-anak belajar menulis adalah dengan menggunakan metode belajar sambil bermain. Metode ini dapat membuat belajar menulis menjadi lebih menyenangkan dan menarik bagi anak-anak. Selain itu, metode belajar sambil bermain juga dapat membantu anak-anak untuk lebih memahami konsep-konsep dasar menulis, seperti huruf, kata, dan kalimat.

Dalam artikel ini, akan dibahas tips dan trik yang dapat digunakan untuk membantu anak-anak TK belajar menulis. Tips dan trik ini dapat membantu anak-anak untuk lebih mudah memahami konsep-konsep dasar menulis, serta membuat belajar menulis menjadi lebih menyenangkan dan menarik.

belajar menulis kata untuk anak tk

Berikut ini adalah 8 poin penting tentang belajar menulis kata untuk anak TK:

  • Mengenal huruf
  • Memahami bunyi huruf
  • Merangkai huruf menjadi kata
  • Menulis kata sederhana
  • Menulis kalimat sederhana
  • Berlatih menulis setiap hari
  • Buat belajar menulis menyenangkan
  • Berikan pujian dan dukungan

Dengan mengikuti poin-poin penting tersebut, anak-anak TK dapat belajar menulis kata dengan lebih mudah dan menyenangkan.

Mengenal huruf

Langkah pertama dalam belajar menulis kata untuk anak TK adalah mengenal huruf. Mengenal huruf dapat dilakukan dengan berbagai cara, antara lain:

  • Menyanyikan lagu alfabet

    Menyanyikan lagu alfabet dapat membantu anak-anak untuk mengingat huruf-huruf dengan lebih mudah. Selain itu, menyanyikan lagu alfabet juga dapat membuat belajar huruf menjadi lebih menyenangkan.

  • Membaca buku cerita bergambar

    Membaca buku cerita bergambar dapat membantu anak-anak untuk mengenal huruf dalam konteks yang lebih bermakna. Selain itu, membaca buku cerita bergambar juga dapat membantu anak-anak untuk mengembangkan keterampilan membaca mereka.

  • Bermain permainan huruf

    Bermain permainan huruf dapat membantu anak-anak untuk belajar huruf dengan cara yang menyenangkan. Misalnya, anak-anak dapat bermain permainan mencocokkan huruf, permainan mencari huruf, atau permainan menyusun huruf menjadi kata.

  • Menulis huruf

    Setelah anak-anak mengenal huruf, mereka dapat mulai berlatih menulis huruf. Berlatih menulis huruf dapat dilakukan dengan berbagai cara, misalnya dengan menulis huruf di pasir, di tanah, atau di kertas. Anak-anak juga dapat berlatih menulis huruf dengan menggunakan kapur tulis atau pensil warna.

Mengenal huruf merupakan langkah penting dalam belajar menulis kata untuk anak TK. Dengan mengenal huruf, anak-anak akan lebih mudah untuk memahami konsep-konsep dasar menulis, seperti merangkai huruf menjadi kata dan menulis kalimat sederhana.

Memahami bunyi huruf

Setelah anak-anak mengenal huruf, langkah selanjutnya adalah memahami bunyi huruf. Memahami bunyi huruf dapat membantu anak-anak untuk merangkai huruf menjadi kata dan menulis kata dengan benar.

  • Menyebutkan bunyi huruf

    Anak-anak dapat belajar memahami bunyi huruf dengan cara menyebutkan bunyi huruf tersebut. Misalnya, anak-anak dapat menyebutkan bunyi huruf “a”, “i”, “u”, “e”, dan “o”.

  • Mencocokkan bunyi huruf dengan huruf

    Setelah anak-anak dapat menyebutkan bunyi huruf, mereka dapat mulai belajar mencocokkan bunyi huruf dengan huruf. Misalnya, anak-anak dapat mencocokkan bunyi huruf “a” dengan huruf “a”, bunyi huruf “i” dengan huruf “i”, dan seterusnya.

  • Membaca kata sederhana

    Setelah anak-anak dapat mencocokkan bunyi huruf dengan huruf, mereka dapat mulai belajar membaca kata sederhana. Kata sederhana yang dapat dibaca oleh anak-anak TK antara lain adalah kata-kata yang terdiri dari 3-4 huruf, seperti “bak”, “sapu”, “meja”, dan “kursi”.

  • Menulis kata sederhana

    Setelah anak-anak dapat membaca kata sederhana, mereka dapat mulai belajar menulis kata sederhana. Kata sederhana yang dapat ditulis oleh anak-anak TK antara lain adalah kata-kata yang terdiri dari 3-4 huruf, seperti “bak”, “sapu”, “meja”, dan “kursi”.

Memahami bunyi huruf merupakan langkah penting dalam belajar menulis kata untuk anak TK. Dengan memahami bunyi huruf, anak-anak akan lebih mudah untuk merangkai huruf menjadi kata dan menulis kata dengan benar.

Merangkai huruf menjadi kata

Setelah anak-anak mengenal huruf dan memahami bunyi huruf, langkah selanjutnya adalah belajar merangkai huruf menjadi kata. Merangkai huruf menjadi kata dapat dilakukan dengan berbagai cara, antara lain:

  • Membuat kata dari huruf magnetik

    Anak-anak dapat belajar merangkai huruf menjadi kata dengan menggunakan huruf magnetik. Huruf magnetik dapat ditempelkan pada papan tulis atau permukaan logam lainnya. Anak-anak dapat menggunakan huruf magnetik untuk membuat kata-kata sederhana, seperti “bak”, “sapu”, “meja”, dan “kursi”.

  • Menyusun huruf menjadi kata

    Anak-anak juga dapat belajar merangkai huruf menjadi kata dengan cara menyusun huruf. Huruf-huruf dapat disusun menjadi kata-kata sederhana, seperti “bak”, “sapu”, “meja”, dan “kursi”.

  • Menulis kata dengan pensil atau spidol

    Setelah anak-anak dapat merangkai huruf menjadi kata, mereka dapat mulai belajar menulis kata dengan pensil atau spidol. Kata-kata sederhana yang dapat ditulis oleh anak-anak TK antara lain adalah kata-kata yang terdiri dari 3-4 huruf, seperti “bak”, “sapu”, “meja”, dan “kursi”.

  • Membaca kata-kata yang telah ditulis

    Setelah anak-anak dapat menulis kata, mereka dapat mulai belajar membaca kata-kata yang telah ditulis. Membaca kata-kata yang telah ditulis dapat membantu anak-anak untuk memahami konsep-konsep dasar menulis, seperti merangkai huruf menjadi kata dan menulis kalimat sederhana.

Baca Juga :  Mainan Anak Perempuan Barbie: Sejarah, Jenis, dan Manfaat

Merangkai huruf menjadi kata merupakan langkah penting dalam belajar menulis kata untuk anak TK. Dengan merangkai huruf menjadi kata, anak-anak akan lebih mudah untuk menulis kata dengan benar dan memahami konsep-konsep dasar menulis.

Menulis kata sederhana

Setelah anak-anak dapat merangkai huruf menjadi kata, langkah selanjutnya adalah belajar menulis kata sederhana. Kata sederhana yang dapat ditulis oleh anak-anak TK antara lain adalah kata-kata yang terdiri dari 3-4 huruf, seperti “bak”, “sapu”, “meja”, dan “kursi”.

Untuk mengajarkan anak-anak menulis kata sederhana, orang tua atau guru dapat menggunakan berbagai metode, antara lain:

  • Menulis kata di pasir atau tanah

    Anak-anak dapat belajar menulis kata sederhana dengan cara menulis kata tersebut di pasir atau tanah. Menulis di pasir atau tanah dapat membantu anak-anak untuk belajar menulis huruf dengan lebih bebas dan ekspresif.

  • Menulis kata di papan tulis atau kertas

    Anak-anak juga dapat belajar menulis kata sederhana dengan cara menulis kata tersebut di papan tulis atau kertas. Menulis di papan tulis atau kertas dapat membantu anak-anak untuk belajar menulis huruf dengan lebih rapi dan terstruktur.

  • Menggunakan pensil atau spidol warna-warni

    Untuk membuat belajar menulis kata sederhana menjadi lebih menyenangkan, orang tua atau guru dapat menggunakan pensil atau spidol warna-warni. Pensil atau spidol warna-warni dapat membuat anak-anak lebih bersemangat untuk belajar menulis.

  • Memberikan pujian dan dukungan

    Jangan lupa untuk memberikan pujian dan dukungan kepada anak-anak ketika mereka berhasil menulis kata sederhana dengan benar. Pujian dan dukungan dapat memotivasi anak-anak untuk terus belajar dan berkembang.

Menulis kata sederhana merupakan langkah penting dalam belajar menulis kata untuk anak TK. Dengan menulis kata sederhana, anak-anak akan lebih mudah untuk menulis kata dengan benar dan memahami konsep-konsep dasar menulis.

Selain metode-metode yang telah disebutkan di atas, orang tua atau guru juga dapat menggunakan berbagai permainan dan aktivitas untuk mengajarkan anak-anak menulis kata sederhana. Misalnya, orang tua atau guru dapat mengajak anak-anak bermain permainan mencocokkan kata dengan gambar, permainan mencari kata, atau permainan menyusun kata.

Menulis kalimat sederhana

Setelah anak-anak dapat menulis kata sederhana, langkah selanjutnya adalah belajar menulis kalimat sederhana. Kalimat sederhana adalah kalimat yang terdiri dari subjek, predikat, dan objek. Contoh kalimat sederhana antara lain adalah “Ibu memasak nasi”, “Ayah membaca koran”, dan “Adik bermain bola”.

Untuk mengajarkan anak-anak menulis kalimat sederhana, orang tua atau guru dapat menggunakan berbagai metode, antara lain:

  • Membaca buku cerita bergambar

    Membaca buku cerita bergambar dapat membantu anak-anak untuk belajar menulis kalimat sederhana. Ketika membaca buku cerita bergambar, orang tua atau guru dapat meminta anak-anak untuk menyebutkan subjek, predikat, dan objek dalam setiap kalimat.

  • Menyusun kalimat sederhana dengan kata-kata acak

    Orang tua atau guru dapat memberikan anak-anak kata-kata acak dan meminta anak-anak untuk menyusun kata-kata tersebut menjadi kalimat sederhana. Misalnya, orang tua atau guru dapat memberikan kata-kata “ibu”, “memasak”, “nasi” dan meminta anak-anak untuk menyusun kata-kata tersebut menjadi kalimat “Ibu memasak nasi”.

  • Menulis kalimat sederhana tentang kegiatan sehari-hari

    Orang tua atau guru dapat meminta anak-anak untuk menulis kalimat sederhana tentang kegiatan sehari-hari mereka. Misalnya, anak-anak dapat menulis kalimat “Saya bangun tidur”, “Saya sarapan pagi”, dan “Saya pergi sekolah”.

  • Memberikan pujian dan dukungan

    Jangan lupa untuk memberikan pujian dan dukungan kepada anak-anak ketika mereka berhasil menulis kalimat sederhana dengan benar. Pujian dan dukungan dapat memotivasi anak-anak untuk terus belajar dan berkembang.

Menulis kalimat sederhana merupakan langkah penting dalam belajar menulis kata untuk anak TK. Dengan menulis kalimat sederhana, anak-anak akan lebih mudah untuk menulis kalimat dengan benar dan memahami konsep-konsep dasar menulis.

Selain metode-metode yang telah disebutkan di atas, orang tua atau guru juga dapat menggunakan berbagai permainan dan aktivitas untuk mengajarkan anak-anak menulis kalimat sederhana. Misalnya, orang tua atau guru dapat mengajak anak-anak bermain permainan melengkapi kalimat, permainan mencari kesalahan dalam kalimat, atau permainan menyusun kalimat dari potongan-potongan kata.

Baca Juga :  Sepeda Exotic untuk Anak, Pilihan Terbaik untuk Buah Hati Anda

Berlatih menulis setiap hari

Untuk menjadi penulis yang baik, anak-anak perlu berlatih menulis setiap hari. Berlatih menulis setiap hari dapat membantu anak-anak untuk:

  • Meningkatkan keterampilan menulis
    – Anak-anak akan terbiasa dengan proses menulis dan menjadi lebih percaya diri dalam kemampuan menulis mereka.
  • Mengembangkan gaya menulis pribadi
    – Anak-anak akan menemukan gaya menulis mereka sendiri dan menjadi lebih ekspresif dalam menulis.
  • Menemukan kesalahan dalam tulisan mereka sendiri
    – Anak-anak akan belajar untuk mengidentifikasi kesalahan dalam tulisan mereka sendiri dan memperbaikinya.
  • Menyiapkan diri untuk menghadapi ujian
    – Anak-anak yang berlatih menulis setiap hari akan lebih siap menghadapi ujian menulis di sekolah.

Ada berbagai cara untuk membantu anak-anak berlatih menulis setiap hari, antara lain:

  • Menyediakan waktu khusus untuk menulis
    – Orang tua atau guru dapat menyediakan waktu khusus setiap hari untuk anak-anak berlatih menulis. Selama waktu khusus tersebut, anak-anak dapat menulis apa saja yang mereka inginkan, seperti cerita, puisi, atau jurnal.
  • Memberikan tugas menulis yang menarik
    – Orang tua atau guru dapat memberikan tugas menulis yang menarik kepada anak-anak. Misalnya, anak-anak dapat menulis tentang pengalaman mereka sendiri, menulis surat kepada teman atau keluarga, atau menulis cerita fiksi.
  • Memberikan umpan balik yang positif
    – Orang tua atau guru harus memberikan umpan balik yang positif kepada anak-anak ketika mereka berlatih menulis. Umpan balik yang positif dapat memotivasi anak-anak untuk terus menulis dan berkembang.

Berlatih menulis setiap hari merupakan bagian penting dari belajar menulis untuk anak-anak. Dengan berlatih menulis setiap hari, anak-anak akan menjadi penulis yang lebih baik dan lebih percaya diri.

Buat belajar menulis menyenangkan

Belajar menulis bisa menjadi kegiatan yang menyenangkan bagi anak-anak. Ada berbagai cara untuk membuat belajar menulis menjadi menyenangkan, antara lain:

  • Gunakan permainan dan aktivitas
    – Anak-anak lebih suka belajar sambil bermain. Oleh karena itu, orang tua atau guru dapat menggunakan permainan dan aktivitas untuk membuat belajar menulis menjadi lebih menyenangkan. Misalnya, anak-anak dapat bermain permainan mencocokkan huruf, permainan mencari kata, atau permainan menyusun kalimat.
  • Berikan kebebasan kepada anak-anak
    – Anak-anak harus diberikan kebebasan untuk menulis apa saja yang mereka inginkan. Jangan membatasi anak-anak dengan topik atau tema tertentu. Biarkan anak-anak mengeksplorasi kreativitas mereka sendiri.
  • Jangan terlalu fokus pada kesalahan
    – Ketika anak-anak berlatih menulis, jangan terlalu fokus pada kesalahan mereka. Fokuslah pada hal-hal positif dan berikan pujian kepada anak-anak ketika mereka berhasil menulis sesuatu dengan benar.
  • Jadilah suportif dan menyemangati
    – Orang tua atau guru harus menjadi suportif dan menyemangati anak-anak ketika mereka belajar menulis. Berikan dukungan dan semangat kepada anak-anak agar mereka terus belajar dan berkembang.

Dengan membuat belajar menulis menjadi menyenangkan, anak-anak akan lebih termotivasi untuk belajar menulis. Anak-anak juga akan menjadi penulis yang lebih baik dan lebih percaya diri.

Berikan pujian dan dukungan

Memberikan pujian dan dukungan kepada anak-anak ketika mereka belajar menulis sangatlah penting. Pujian dan dukungan dapat memotivasi anak-anak untuk terus belajar dan berkembang. Selain itu, pujian dan dukungan juga dapat membantu anak-anak untuk membangun kepercayaan diri mereka sebagai penulis.

Ada berbagai cara untuk memberikan pujian dan dukungan kepada anak-anak ketika mereka belajar menulis, antara lain:

  • Beri tahu anak-anak bahwa Anda menyukai tulisan mereka
    – Ketika anak-anak menunjukkan tulisan mereka kepada Anda, jangan lupa untuk memberi tahu mereka bahwa Anda menyukai tulisan mereka. Anda dapat mengatakan, “Wah, cerita yang bagus sekali!” atau “Aku suka sekali puisimu!”
  • Fokus pada hal-hal positif
    – Ketika memberikan pujian, fokuslah pada hal-hal positif dalam tulisan anak-anak. Misalnya, Anda dapat memuji anak-anak karena menggunakan kata-kata yang menarik, karena menulis kalimat yang jelas dan mudah dipahami, atau karena menceritakan kisah yang menarik.
  • Jangan terlalu fokus pada kesalahan
    – Ketika anak-anak berlatih menulis, mereka pasti akan membuat kesalahan. Namun, jangan terlalu fokus pada kesalahan tersebut. Fokuslah pada hal-hal positif dan berikan pujian kepada anak-anak ketika mereka berhasil menulis sesuatu dengan benar.
  • Berikan dukungan dan semangat
    – Selain memberikan pujian, orang tua atau guru juga harus memberikan dukungan dan semangat kepada anak-anak ketika mereka belajar menulis. Beri tahu anak-anak bahwa Anda percaya pada kemampuan mereka dan bahwa Anda yakin mereka akan menjadi penulis yang hebat.

Dengan memberikan pujian dan dukungan, anak-anak akan merasa lebih percaya diri dan termotivasi untuk terus belajar menulis. Anak-anak juga akan menjadi penulis yang lebih baik dan lebih produktif.

Baca Juga :  Pantun Anak-anak: Permainan Kata Bijak yang Sarat Makna

Memberikan pujian dan dukungan kepada anak-anak ketika mereka belajar menulis adalah salah satu cara terbaik untuk membantu mereka berkembang sebagai penulis. Jadi, jangan lupa untuk selalu memberikan pujian dan dukungan kepada anak-anak ketika mereka menunjukkan tulisan mereka kepada Anda.

FAQ

Jika kamu memiliki pertanyaan tentang belajar menulis, kamu bisa membaca FAQ berikut ini:

Pertanyaan 1: Bagaimana cara belajar menulis huruf?
Jawaban: Kamu bisa belajar menulis huruf dengan berbagai cara, seperti dengan meniru huruf yang ada di buku atau papan tulis, menggunakan huruf magnet, atau menulis huruf di pasir atau tanah.

Pertanyaan 2: Bagaimana cara belajar memahami bunyi huruf?
Jawaban: Kamu bisa belajar memahami bunyi huruf dengan cara menyebutkan bunyi huruf tersebut, mencocokkan bunyi huruf dengan huruf, membaca kata sederhana, dan menulis kata sederhana.

Pertanyaan 3: Bagaimana cara belajar merangkai huruf menjadi kata?
Jawaban: Kamu bisa belajar merangkai huruf menjadi kata dengan berbagai cara, seperti dengan membuat kata dari huruf magnet, menyusun huruf menjadi kata, menulis kata dengan pensil atau spidol, dan membaca kata-kata yang telah ditulis.

Pertanyaan 4: Bagaimana cara belajar menulis kata sederhana?
Jawaban: Kamu bisa belajar menulis kata sederhana dengan berbagai cara, seperti dengan menulis kata di pasir atau tanah, menulis kata di papan tulis atau kertas, menggunakan pensil atau spidol warna-warni, dan memberikan pujian dan dukungan.

Pertanyaan 5: Bagaimana cara belajar menulis kalimat sederhana?
Jawaban: Kamu bisa belajar menulis kalimat sederhana dengan berbagai cara, seperti dengan membaca buku cerita bergambar, menyusun kalimat sederhana dengan kata-kata acak, menulis kalimat sederhana tentang kegiatan sehari-hari, dan memberikan pujian dan dukungan.

Pertanyaan 6: Bagaimana cara membuat belajar menulis menjadi menyenangkan?
Jawaban: Kamu bisa membuat belajar menulis menjadi menyenangkan dengan berbagai cara, seperti dengan menggunakan permainan dan aktivitas, memberikan kebebasan kepada anak-anak, jangan terlalu fokus pada kesalahan, dan menjadi suportif dan menyemangati.

Pertanyaan 7: Bagaimana cara memberikan pujian dan dukungan kepada anak-anak ketika mereka belajar menulis?
Jawaban: Kamu bisa memberikan pujian dan dukungan kepada anak-anak ketika mereka belajar menulis dengan berbagai cara, seperti dengan memberi tahu anak-anak bahwa kamu menyukai tulisan mereka, fokus pada hal-hal positif, jangan terlalu fokus pada kesalahan, dan memberikan dukungan dan semangat.

Semoga FAQ ini dapat menjawab pertanyaan-pertanyaanmu tentang belajar menulis. Selamat belajar menulis!

Selain membaca FAQ, kamu juga bisa membaca tips-tips belajar menulis yang ada di artikel ini. Tips-tips tersebut dapat membantumu untuk belajar menulis dengan lebih mudah dan menyenangkan.

Tips

Berikut ini adalah beberapa tips belajar menulis untuk anak-anak:

Tip 1: Mulailah dengan hal-hal yang sederhana
Jangan mencoba menulis cerita yang panjang dan rumit ketika kamu baru mulai belajar menulis. Mulailah dengan menulis hal-hal yang sederhana, seperti menulis namamu, menulis tentang kegiatan sehari-harimu, atau menulis tentang hewan peliharaanmu. Seiring berjalannya waktu, kamu bisa mulai menulis cerita yang lebih panjang dan kompleks.

Tip 2: Jangan takut untuk membuat kesalahan
Setiap orang pasti pernah membuat kesalahan ketika menulis. Jangan takut untuk membuat kesalahan ketika kamu sedang belajar menulis. Kesalahan adalah bagian dari proses belajar. Justru, dengan membuat kesalahan, kamu bisa belajar dari kesalahan tersebut dan menjadi penulis yang lebih baik.

Tip 3: Bacalah banyak buku
Membaca buku adalah salah satu cara terbaik untuk belajar menulis. Ketika kamu membaca buku, kamu akan belajar tentang struktur kalimat, penggunaan kata-kata, dan gaya penulisan yang baik. Selain itu, membaca buku juga dapat memperluas pengetahuan dan wawasanmu.

Tip 4: Berlatihlah menulis secara teratur
Semakin sering kamu berlatih menulis, maka keterampilan menulismu akan semakin baik. Cobalah untuk menulis setiap hari, meskipun hanya beberapa kalimat saja. Kamu bisa menulis di buku harian, menulis surat kepada teman atau keluarga, atau menulis cerita pendek.

Dengan mengikuti tips-tips di atas, kamu bisa belajar menulis dengan lebih mudah dan menyenangkan. Selamat mencoba!

Demikianlah tips-tips belajar menulis untuk anak-anak. Semoga tips-tips ini bermanfaat dan dapat membantumu untuk menjadi penulis yang hebat.

Conclusion

Belajar menulis merupakan keterampilan penting yang harus dikuasai oleh anak-anak sejak dini. Menulis dapat membantu anak-anak untuk mengekspresikan pikiran dan perasaan mereka, serta untuk belajar tentang dunia di sekitar mereka. Selain itu, menulis juga dapat membantu anak-anak untuk mengembangkan kreativitas dan imajinasi mereka.

Dalam artikel ini, telah dibahas berbagai tips dan trik yang dapat digunakan untuk membantu anak-anak belajar menulis. Tips-tips tersebut antara lain:

  • Mulai dengan hal-hal yang sederhana
  • Jangan takut untuk membuat kesalahan
  • Bacalah banyak buku
  • Berlatihlah menulis secara teratur

Dengan mengikuti tips-tips tersebut, anak-anak dapat belajar menulis dengan lebih mudah dan menyenangkan. Selamat mencoba!

Jangan lupa, belajar menulis adalah proses yang membutuhkan waktu dan kesabaran. Jangan pernah menyerah jika kamu merasa kesulitan. Teruslah berlatih dan kamu pasti akan menjadi penulis yang hebat.

Selamat belajar menulis!


Artikel Terkait

Bagikan:

sisca

Halo, Perkenalkan nama saya Sisca. Saya adalah salah satu penulis profesional yang suka berbagi ilmu. Dengan Artikel, saya bisa berbagi dengan teman - teman. Semoga semua artikel yang telah saya buat bisa bermanfaat. Pastikan Follow www.birdsnbees.co.id ya.. Terimakasih..

Ikuti di Google News

Artikel Pilihan

Artikel Terbaru

Story Terbaru