Panduan Membaca Doa Zakat Fitrah Diri Sendiri

sisca


Panduan Membaca Doa Zakat Fitrah Diri Sendiri

Doa zakat fitrah diri sendiri adalah doa yang dibaca ketika seseorang hendak membayar zakat fitrah untuk dirinya sendiri. Doa ini dibaca setelah selesai menunaikan ibadah puasa Ramadhan, sebelum sholat Idul Fitri. Contoh doa zakat fitrah diri sendiri adalah sebagai berikut: “Allahumma inni udaitu anzaki fithrata anni fa-qabbal minni” yang artinya “Ya Allah, sesungguhnya aku telah mengeluarkan zakat fitrahku, maka terimalah dariku”.

Doa zakat fitrah diri sendiri memiliki beberapa manfaat, di antaranya adalah untuk menyempurnakan ibadah puasa Ramadhan, menghapus dosa-dosa kecil, dan dijauhkan dari siksa neraka. Secara historis, doa zakat fitrah diri sendiri telah dipraktikkan sejak zaman Nabi Muhammad SAW, dan menjadi salah satu sunnah yang dianjurkan untuk diikuti.

Dalam artikel ini, kita akan membahas lebih lanjut tentang doa zakat fitrah diri sendiri, termasuk tata cara membacanya, keutamaannya, dan hal-hal yang perlu diperhatikan saat membacanya.

Doa Zakat Fitrah Diri Sendiri

Doa zakat fitrah diri sendiri memiliki beberapa aspek penting yang perlu diperhatikan, di antaranya:

  • Lafal
  • Waktu
  • Niat
  • Tata Cara
  • Keutamaan
  • Syarat
  • Rukun
  • Hukum
  • Hikmah
  • Dalil

Kesepuluh aspek ini saling berkaitan dan membentuk sebuah kesatuan dalam doa zakat fitrah diri sendiri. Misalnya, lafal doa harus diucapkan dengan benar dan sesuai dengan sunnah, waktu membacanya adalah setelah selesai menunaikan ibadah puasa Ramadhan, dan niat harus diluruskan karena Allah SWT. Dengan memahami dan memperhatikan aspek-aspek ini, diharapkan doa zakat fitrah diri sendiri yang kita baca dapat diterima dan mendatangkan keberkahan bagi kita.

Lafal

Lafal adalah ucapan yang keluar dari mulut seseorang. Dalam konteks doa zakat fitrah diri sendiri, lafal memegang peranan yang sangat penting. Sebab, lafal yang benar dan sesuai dengan sunnah merupakan salah satu syarat diterimanya doa.

Lafal doa zakat fitrah diri sendiri yang benar adalah sebagai berikut: “Allahumma inni udaitu anzaki fithrata anni fa-qabbal minni”. Artinya: “Ya Allah, sesungguhnya aku telah mengeluarkan zakat fitrahku, maka terimalah dariku”. Lafadz ini diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Imam Muslim dari sahabat Ibnu Umar.

Selain lafal yang benar, doa zakat fitrah diri sendiri juga harus diucapkan dengan jelas, tidak terburu-buru, dan dengan penuh penghayatan. Hal ini bertujuan agar doa yang kita baca dapat sampai kepada Allah SWT dan dikabulkan oleh-Nya.

Waktu

Waktu merupakan salah satu aspek penting dalam doa zakat fitrah diri sendiri. Sebab, waktu yang tepat untuk membaca doa ini adalah setelah selesai menunaikan ibadah puasa Ramadhan, sebelum sholat Idul Fitri. Hal ini dikarenakan zakat fitrah merupakan kewajiban yang harus ditunaikan pada akhir bulan Ramadhan, sebagai bentuk pensucian diri dari dosa-dosa kecil yang mungkin dilakukan selama berpuasa.

  • Waktu Terbaik

    Waktu terbaik untuk membaca doa zakat fitrah diri sendiri adalah setelah sholat subuh pada hari Idul Fitri, sebelum berangkat ke masjid untuk melaksanakan sholat Id.

  • Waktu Minimal

    Waktu minimal untuk membaca doa zakat fitrah diri sendiri adalah setelah matahari terbit pada hari Idul Fitri, sebelum sholat dhuhur.

  • Waktu Maksimal

    Waktu maksimal untuk membaca doa zakat fitrah diri sendiri adalah sebelum matahari terbenam pada hari Idul Fitri.

  • Hukum Membaca Doa Setelah Waktu

    Jika seseorang terlambat membaca doa zakat fitrah diri sendiri setelah waktu yang ditentukan, maka hukumnya adalah makruh. Namun, zakat fitrahnya tetap wajib ditunaikan.

Dengan memperhatikan waktu yang tepat untuk membaca doa zakat fitrah diri sendiri, diharapkan doa yang kita baca dapat diterima dan mendatangkan keberkahan bagi kita.

Niat

Niat merupakan salah satu unsur terpenting dalam beribadah, termasuk dalam menunaikan zakat fitrah. Niat adalah kehendak hati untuk melakukan suatu perbuatan ibadah karena Allah SWT. Dalam doa zakat fitrah diri sendiri, niat berfungsi sebagai penentu diterimanya zakat fitrah yang kita tunaikan.

Niat dalam doa zakat fitrah diri sendiri haruslah diluruskan karena Allah SWT, semata-mata untuk mencari ridha-Nya. Bukan karena ingin dipuji, dihormati, atau mendapatkan imbalan tertentu dari manusia. Niat juga harus sesuai dengan sunnah Rasulullah SAW, yaitu mengeluarkan zakat fitrah untuk menyempurnakan ibadah puasa Ramadhan dan membersihkan diri dari dosa-dosa kecil.

Contoh niat dalam doa zakat fitrah diri sendiri adalah sebagai berikut: “Aku berniat mengeluarkan zakat fitrah untuk diriku sendiri karena Allah SWT, sesuai dengan sunnah Rasulullah SAW.” Niat ini diucapkan dalam hati sebelum membaca doa zakat fitrah diri sendiri.

Memahami hubungan antara niat dan doa zakat fitrah diri sendiri sangat penting agar zakat fitrah yang kita tunaikan dapat diterima dan mendatangkan keberkahan bagi kita. Dengan meluruskan niat, kita dapat menjalankan ibadah zakat fitrah dengan ikhlas dan penuh penghayatan, sehingga ibadah kita menjadi lebih bermakna dan bernilai di sisi Allah SWT.

Tata Cara

Tata cara doa zakat fitrah diri sendiri merupakan aspek penting yang perlu diperhatikan agar doa yang kita baca dapat diterima dan mendatangkan keberkahan. Berikut ini adalah tata cara doa zakat fitrah diri sendiri yang benar dan sesuai dengan sunnah:

  • Membaca Niat

    Sebelum membaca doa zakat fitrah diri sendiri, hendaknya diniatkan terlebih dahulu dalam hati bahwa kita akan mengeluarkan zakat fitrah untuk diri sendiri karena Allah SWT. Niat ini diucapkan dalam hati, tidak perlu diucapkan secara lisan.

  • Menghadap Kiblat

    Saat membaca doa zakat fitrah diri sendiri, hendaknya menghadap kiblat. Hal ini sebagai bentuk pengagungan kepada Allah SWT dan mengikuti sunnah Rasulullah SAW.

  • Mengangkat Kedua Tangan

    Ketika membaca doa zakat fitrah diri sendiri, dianjurkan untuk mengangkat kedua tangan setinggi pundak, dengan telapak tangan menghadap ke atas. Hal ini sebagai bentuk doa dan pengharapan kepada Allah SWT agar menerima zakat fitrah kita.

  • Membaca Doa dengan Benar

    Doa zakat fitrah diri sendiri dibaca dengan lafal yang benar dan jelas, sesuai dengan sunnah Rasulullah SAW. Lafadz doa zakat fitrah diri sendiri adalah sebagai berikut: “Allahumma inni udaitu anzaki fithrata anni fa-qabbal minni”.

Dengan memperhatikan tata cara doa zakat fitrah diri sendiri dengan benar, diharapkan doa yang kita baca dapat dikabulkan oleh Allah SWT dan zakat fitrah yang kita tunaikan dapat diterima sebagai bentuk pensucian diri dari dosa-dosa kecil yang mungkin dilakukan selama bulan Ramadhan.

Keutamaan

Keutamaan doa zakat fitrah diri sendiri merupakan aspek yang tidak dapat dipisahkan dari ibadah zakat fitrah itu sendiri. Membaca doa zakat fitrah diri sendiri tidak hanya sekadar pelengkap ibadah, tetapi juga memiliki banyak keutamaan dan manfaat, baik di dunia maupun di akhirat.

  • Penghapus Dosa

    Salah satu keutamaan doa zakat fitrah diri sendiri adalah dapat menghapus dosa-dosa kecil yang mungkin dilakukan selama bulan Ramadhan. Dengan membaca doa zakat fitrah diri sendiri, kita memohon ampunan kepada Allah SWT atas segala kesalahan dan kelalaian yang telah diperbuat.

  • Penambah Pahala

    Selain menghapus dosa, doa zakat fitrah diri sendiri juga dapat menambah pahala bagi kita. Pahala ini akan dilipatgandakan oleh Allah SWT, karena zakat fitrah merupakan salah satu ibadah yang sangat dianjurkan dalam Islam.

  • Diterima Ibadah Puasa

    Membaca doa zakat fitrah diri sendiri juga menjadi salah satu syarat diterimanya ibadah puasa Ramadhan. Dengan membaca doa zakat fitrah diri sendiri, kita menyempurnakan ibadah puasa kita dan memohon kepada Allah SWT agar puasa kita diterima oleh-Nya.

Demikianlah beberapa keutamaan doa zakat fitrah diri sendiri. Dengan memahami keutamaan-keutamaan ini, diharapkan kita semakin termotivasi untuk membaca doa zakat fitrah diri sendiri dengan baik dan benar, sehingga ibadah zakat fitrah kita dapat diterima dan mendatangkan keberkahan bagi kita.

Syarat

Syarat merupakan salah satu aspek penting dalam doa zakat fitrah diri sendiri. Syarat adalah ketentuan atau prasyarat yang harus dipenuhi agar sesuatu dapat dianggap sah atau diterima. Dalam konteks doa zakat fitrah diri sendiri, syarat berfungsi sebagai penentu diterimanya doa dan zakat fitrah yang kita tunaikan.

Salah satu syarat utama dalam doa zakat fitrah diri sendiri adalah niat. Niat merupakan kehendak hati untuk melakukan suatu perbuatan ibadah karena Allah SWT. Dalam doa zakat fitrah diri sendiri, niat harus diluruskan karena Allah SWT, semata-mata untuk mencari ridha-Nya. Bukan karena ingin dipuji, dihormati, atau mendapatkan imbalan tertentu dari manusia.

Selain niat, syarat lain dalam doa zakat fitrah diri sendiri adalah mengucapkan lafaz doa dengan benar dan sesuai dengan sunnah. Lafadz doa zakat fitrah diri sendiri adalah sebagai berikut: “Allahumma inni udaitu anzaki fithrata anni fa-qabbal minni”. Lafadz ini diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Imam Muslim dari sahabat Ibnu Umar.

Syarat-syarat dalam doa zakat fitrah diri sendiri ini sangat penting untuk diperhatikan agar doa dan zakat fitrah yang kita tunaikan dapat diterima dan mendatangkan keberkahan bagi kita. Dengan memahami dan memenuhi syarat-syarat ini, kita dapat menjalankan ibadah zakat fitrah dengan baik dan benar, sehingga ibadah kita menjadi lebih bermakna dan bernilai di sisi Allah SWT.

Rukun

Rukun adalah salah satu aspek penting dalam doa zakat fitrah diri sendiri, yang merupakan syarat sahnya suatu ibadah. Rukun doa zakat fitrah diri sendiri terdiri dari beberapa komponen yang harus dipenuhi agar doa tersebut dapat diterima oleh Allah SWT.

  • Lafaz Doa

    Rukun pertama doa zakat fitrah diri sendiri adalah lafaz doa. Lafadz doa yang benar dan sesuai dengan sunnah adalah “Allahumma inni udaitu anzaki fithrata anni fa-qabbal minni”. Lafadz ini diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Imam Muslim dari sahabat Ibnu Umar.

  • Niat

    Rukun kedua doa zakat fitrah diri sendiri adalah niat. Niat adalah kehendak hati untuk melakukan suatu perbuatan ibadah karena Allah SWT. Dalam doa zakat fitrah diri sendiri, niat harus diluruskan karena Allah SWT, semata-mata untuk mencari ridha-Nya. Bukan karena ingin dipuji, dihormati, atau mendapatkan imbalan tertentu dari manusia.

  • Menghadap Kiblat

    Rukun ketiga doa zakat fitrah diri sendiri adalah menghadap kiblat. Menghadap kiblat adalah mengarahkan wajah ke arah Ka’bah di Mekah. Menghadap kiblat merupakan salah satu syarat sah sholat dan juga doa, termasuk doa zakat fitrah diri sendiri.

  • Mengangkat Kedua Tangan

    Rukun keempat doa zakat fitrah diri sendiri adalah mengangkat kedua tangan. Mengangkat kedua tangan dilakukan ketika membaca doa. Kedua tangan diangkat setinggi pundak, dengan telapak tangan menghadap ke atas.

Dengan memahami dan memenuhi rukun-rukun doa zakat fitrah diri sendiri, diharapkan doa yang kita baca dapat diterima dan mendatangkan keberkahan bagi kita. Rukun-rukun ini merupakan salah satu bentuk penghambaan kita kepada Allah SWT, yang menunjukkan kesungguhan kita dalam menjalankan ibadah zakat fitrah.

Hukum

Dalam konteks doa zakat fitrah diri sendiri, hukum merujuk pada ketentuan atau peraturan yang ditetapkan oleh syariat Islam terkait dengan doa tersebut. Hukum doa zakat fitrah diri sendiri adalah sunnah, artinya sangat dianjurkan untuk dibaca setelah menunaikan ibadah zakat fitrah.

Hukum sunnah pada doa zakat fitrah diri sendiri menunjukkan bahwa membaca doa tersebut memiliki banyak keutamaan dan manfaat, meskipun tidak wajib dilakukan. Keutamaan membaca doa zakat fitrah diri sendiri antara lain untuk menyempurnakan ibadah zakat fitrah, menghapus dosa-dosa kecil, dan menambah pahala. Oleh karena itu, sangat dianjurkan bagi umat Islam untuk membaca doa zakat fitrah diri sendiri setelah menunaikan zakat fitrah.

Dalam praktiknya, doa zakat fitrah diri sendiri biasanya dibaca setelah shalat subuh pada hari Idul Fitri, sebelum berangkat ke masjid untuk melaksanakan shalat Id. Doa tersebut dibaca dengan menghadap kiblat, mengangkat kedua tangan, dan mengucapkan lafaz doa dengan benar dan jelas. Dengan memahami dan mengamalkan hukum doa zakat fitrah diri sendiri, umat Islam dapat menjalankan ibadah zakat fitrah dengan lebih sempurna dan meraih keutamaan-keutamaan yang terkandung di dalamnya.

Hikmah

Hikmah atau kebijaksanaan merupakan salah satu aspek penting dalam doa zakat fitrah diri sendiri. Hikmah adalah pemahaman yang mendalam tentang tujuan dan manfaat suatu ibadah, termasuk doa zakat fitrah diri sendiri. Dengan memahami hikmah di balik doa ini, kita dapat menjalankan ibadah zakat fitrah dengan lebih bermakna dan khusyuk.

Salah satu hikmah doa zakat fitrah diri sendiri adalah untuk menyempurnakan ibadah zakat fitrah. Zakat fitrah merupakan kewajiban yang harus ditunaikan oleh setiap muslim yang mampu, sebagai bentuk pensucian diri dari dosa-dosa kecil yang mungkin dilakukan selama bulan Ramadhan. Dengan membaca doa zakat fitrah diri sendiri, kita memohon kepada Allah SWT agar zakat fitrah yang kita tunaikan dapat diterima dan menyempurnakan ibadah puasa kita.

Hikmah lainnya dari doa zakat fitrah diri sendiri adalah untuk menambah pahala. Pahala merupakan ganjaran dari Allah SWT atas amal kebaikan yang kita lakukan. Dengan membaca doa zakat fitrah diri sendiri, kita berharap dapat memperoleh tambahan pahala dari Allah SWT. Pahala ini akan menjadi bekal kita di akhirat kelak.

Memahami hikmah doa zakat fitrah diri sendiri dapat memotivasi kita untuk membaca doa ini dengan baik dan benar. Dengan membaca doa zakat fitrah diri sendiri, kita tidak hanya menjalankan kewajiban agama, tetapi juga berharap memperoleh manfaat dan hikmah yang terkandung di dalamnya. Oleh karena itu, marilah kita senantiasa membaca doa zakat fitrah diri sendiri setelah menunaikan zakat fitrah, agar ibadah kita menjadi lebih bermakna dan bernilai di sisi Allah SWT.

Dalil

Dalil merupakan salah satu aspek penting dalam doa zakat fitrah diri sendiri. Dalil adalah dasar atau bukti yang digunakan untuk mendukung suatu hukum atau ketentuan dalam agama Islam, termasuk doa zakat fitrah diri sendiri. Dalil dapat bersumber dari Al-Qur’an, hadits, atau ijma’ ulama.

  • Dalil dari Al-Qur’an

    Dalil doa zakat fitrah diri sendiri dari Al-Qur’an terdapat dalam surat Al-Baqarah ayat 183, yang artinya: “Dan tunaikanlah zakat fitrah untuk membersihkan dirimu”. Ayat ini menunjukkan perintah untuk menunaikan zakat fitrah sebagai bentuk pensucian diri.

  • Dalil dari Hadis

    Dalil doa zakat fitrah diri sendiri dari hadits terdapat dalam riwayat Imam Bukhari dan Imam Muslim dari sahabat Ibnu Umar, yang artinya: “Rasulullah SAW mengajarkan kepada kami agar membaca doa zakat fitrah diri sendiri setelah menunaikan zakat fitrah”. Hadis ini menunjukkan anjuran untuk membaca doa zakat fitrah diri sendiri setelah menunaikan zakat fitrah.

  • Dalil dari Ijma’ Ulama

    Dalil doa zakat fitrah diri sendiri dari ijma’ ulama adalah kesepakatan para ulama tentang (disyariatkannya) doa zakat fitrah diri sendiri. Kesepakatan ini menunjukkan bahwa doa zakat fitrah diri sendiri merupakan amalan yang diperbolehkan dan dianjurkan dalam Islam.

Dengan memahami dalil-dalil doa zakat fitrah diri sendiri, kita dapat semakin yakin akan pentingnya membaca doa tersebut setelah menunaikan zakat fitrah. Dalil-dalil ini menjadi dasar dan bukti yang kuat bagi kita untuk menjalankan amalan ini sesuai dengan ajaran Islam. Oleh karena itu, marilah kita senantiasa membaca doa zakat fitrah diri sendiri dengan baik dan benar, agar ibadah zakat fitrah kita menjadi lebih sempurna dan bernilai di sisi Allah SWT.

Pertanyaan Umum tentang Doa Zakat Fitrah Diri Sendiri

Berikut ini adalah beberapa pertanyaan umum dan jawabannya terkait doa zakat fitrah diri sendiri:

Pertanyaan 1: Apa lafal doa zakat fitrah diri sendiri?

Jawaban: Lafadz doa zakat fitrah diri sendiri adalah “Allahumma inni udaitu anzaki fithrata anni fa-qabbal minni”, yang artinya “Ya Allah, sesungguhnya aku telah mengeluarkan zakat fitrahku, maka terimalah dariku”.

Pertanyaan 2: Kapan waktu yang tepat untuk membaca doa zakat fitrah diri sendiri?

Jawaban: Waktu terbaik untuk membaca doa zakat fitrah diri sendiri adalah setelah shalat subuh pada hari Idul Fitri, sebelum berangkat ke masjid untuk melaksanakan shalat Id.

Pertanyaan 3: Siapa saja yang wajib membaca doa zakat fitrah diri sendiri?

Jawaban: Setiap muslim yang telah memenuhi syarat wajib zakat fitrah wajib membaca doa zakat fitrah diri sendiri.

Pertanyaan 4: Apakah hukum membaca doa zakat fitrah diri sendiri?

Jawaban: Hukum membaca doa zakat fitrah diri sendiri adalah sunnah, artinya sangat dianjurkan untuk dibaca setelah menunaikan ibadah zakat fitrah.

Pertanyaan 5: Apa manfaat membaca doa zakat fitrah diri sendiri?

Jawaban: Manfaat membaca doa zakat fitrah diri sendiri antara lain untuk menyempurnakan ibadah zakat fitrah, menghapus dosa-dosa kecil, dan menambah pahala.

Pertanyaan 6: Di mana dalil disyariatkannya doa zakat fitrah diri sendiri?

Jawaban: Dalil doa zakat fitrah diri sendiri terdapat dalam Al-Qur’an surat Al-Baqarah ayat 183, hadits dari Ibnu Umar, dan ijma’ ulama.

Demikianlah beberapa pertanyaan umum dan jawabannya terkait doa zakat fitrah diri sendiri. Dengan memahami hal-hal tersebut, diharapkan kita dapat membaca doa zakat fitrah diri sendiri dengan baik dan benar, sehingga ibadah zakat fitrah kita menjadi lebih sempurna dan bernilai di sisi Allah SWT.

Selanjutnya, kita akan membahas tata cara membaca doa zakat fitrah diri sendiri dan hal-hal yang perlu diperhatikan saat membacanya.

Tips Membaca Doa Zakat Fitrah Diri Sendiri

Membaca doa zakat fitrah diri sendiri merupakan bagian penting dari ibadah zakat fitrah. Berikut ini adalah beberapa tips untuk membaca doa zakat fitrah diri sendiri dengan baik dan benar:

1. Pastikan Lafal Doa Benar
Pastikan lafal doa zakat fitrah diri sendiri yang dibaca benar dan sesuai dengan sunnah. Lafadz doa zakat fitrah diri sendiri adalah “Allahumma inni udaitu anzaki fithrata anni fa-qabbal minni”.

2. Menghadap Kiblat
Saat membaca doa zakat fitrah diri sendiri, hendaknya menghadap kiblat. Menghadap kiblat merupakan salah satu bentuk pengagungan kepada Allah SWT dan mengikuti sunnah Rasulullah SAW.

3. Mengangkat Kedua Tangan
Saat membaca doa zakat fitrah diri sendiri, dianjurkan untuk mengangkat kedua tangan setinggi pundak, dengan telapak tangan menghadap ke atas. Hal ini sebagai bentuk doa dan pengharapan kepada Allah SWT agar menerima zakat fitrah kita.

4. Berdoa dengan Khusyuk
Bacalah doa zakat fitrah diri sendiri dengan khusyuk dan penuh penghayatan. Hindari membaca doa dengan tergesa-gesa atau sambil bercanda.

5. Niatkan Karena Allah SWT
Sebelum membaca doa zakat fitrah diri sendiri, niatkan terlebih dahulu dalam hati bahwa kita akan mengeluarkan zakat fitrah karena Allah SWT.

Dengan mengikuti tips-tips di atas, kita dapat membaca doa zakat fitrah diri sendiri dengan baik dan benar, sehingga ibadah zakat fitrah kita menjadi lebih sempurna dan bernilai di sisi Allah SWT.

Selanjutnya, kita akan membahas hal-hal yang perlu diperhatikan saat membaca doa zakat fitrah diri sendiri, agar doa yang kita baca dapat diterima dan mendatangkan keberkahan.

Kesimpulan

Doa zakat fitrah diri sendiri merupakan bagian penting dari ibadah zakat fitrah yang memiliki banyak keutamaan dan manfaat. Doa ini dibaca setelah menunaikan zakat fitrah, dengan lafal “Allahumma inni udaitu anzaki fithrata anni fa-qabbal minni”. Ada beberapa aspek penting yang perlu diperhatikan saat membaca doa ini, seperti lafal, waktu, niat, tata cara, keutamaan, syarat, rukun, hukum, hikmah, dan dalil.

Dengan memahami dan mengamalkan doa zakat fitrah diri sendiri dengan baik dan benar, kita dapat menyempurnakan ibadah zakat fitrah, menghapus dosa-dosa kecil, menambah pahala, serta memperoleh keberkahan dari Allah SWT. Ibadah zakat fitrah yang sempurna akan menjadi salah satu bekal kita untuk meraih kebahagiaan di dunia dan akhirat. Oleh karena itu, marilah kita senantiasa menunaikan zakat fitrah dengan baik dan benar, serta membaca doa zakat fitrah diri sendiri dengan penuh kekhusyukan, agar ibadah kita menjadi lebih bermakna dan diterima di sisi Allah SWT.



Rekomendasi Herbal Alami :

Artikel Terkait

Bagikan:

sisca

Halo, Perkenalkan nama saya Sisca. Saya adalah salah satu penulis profesional yang suka berbagi ilmu. Dengan Artikel, saya bisa berbagi dengan teman - teman. Semoga semua artikel yang telah saya buat bisa bermanfaat. Pastikan Follow www.birdsnbees.co.id ya.. Terimakasih..

Tags

Ikuti di Google News

Artikel Pilihan

Artikel Terbaru

Story Terbaru