Panduan Oleh-oleh Haji dan Umroh: Tips, Manfaat, dan Makna Mendalam

sisca


Panduan Oleh-oleh Haji dan Umroh: Tips, Manfaat, dan Makna Mendalam

Oleh-oleh haji dan umroh merupakan barang atau benda yang dibawa oleh seseorang yang telah menjalankan ibadah haji atau umroh dari Tanah Suci. Misalnya, oleh-oleh yang umum dibawa adalah air zamzam, kurma, kismis, dan suvenir khas Arab Saudi.

Oleh-oleh haji dan umroh memiliki makna dan manfaat yang berharga bagi umat Islam, baik secara spiritual maupun material. Selain sebagai kenang-kenangan, oleh-oleh ini juga dapat menjadi sumber keberkahan dan pahala bagi yang membawanya dan menerimanya. Sejak zaman dahulu, tradisi membawa oleh-oleh haji dan umroh telah menjadi bagian tak terpisahkan dari perjalanan religi ini.

Dalam artikel ini, kita akan membahas seluk-beluk oleh-oleh haji dan umroh, mulai dari macam-macamnya, cara mendapatkannya, hingga makna dan manfaat spiritual yang terkandung di dalamnya.

oleh-oleh haji dan umroh

Oleh-oleh haji dan umroh merupakan bagian penting dari perjalanan religi tersebut. Berikut adalah beberapa aspek penting terkait oleh-oleh haji dan umroh:

  • Jenis
  • Makna
  • Manfaat
  • Tradisi
  • Nilai spiritual
  • Sumber berkah
  • Simbol pengabdian
  • Kenangan perjalanan
  • Pewarisan budaya

Aspek-aspek tersebut saling terkait dan memberikan makna yang mendalam bagi oleh-oleh haji dan umroh. Misalnya, oleh-oleh seperti air zamzam dipercaya memiliki nilai spiritual yang tinggi dan dapat membawa berkah bagi yang meminumnya. Kurma dan kismis merupakan makanan khas Arab yang menjadi simbol pengabdian umat Islam kepada Allah SWT. Oleh-oleh haji dan umroh juga menjadi kenangan yang tak terlupakan dari perjalanan religi yang penuh makna.

Jenis

Jenis oleh-oleh haji dan umroh sangat beragam, tergantung pada tradisi, budaya, dan preferensi masing-masing individu. Namun, secara umum, oleh-oleh haji dan umroh dapat dikategorikan menjadi beberapa jenis utama:

Pertama, oleh-oleh yang memiliki nilai spiritual tinggi, seperti air zamzam, kurma, dan kismis. Oleh-oleh jenis ini dipercaya membawa berkah dan pahala bagi yang membawanya dan menerimanya. Kedua, oleh-oleh yang bersifat simbolik, seperti tasbih, kopiah, dan peci. Oleh-oleh jenis ini menjadi simbol pengabdian umat Islam kepada Allah SWT dan sebagai pengingat akan perjalanan haji atau umroh yang telah dilakukan. Ketiga, oleh-oleh yang bersifat khas Arab, seperti minyak wangi, parfum, dan perhiasan. Oleh-oleh jenis ini menjadi kenangan yang khas dan unik dari perjalanan ke Tanah Suci.

Jenis oleh-oleh haji dan umroh yang dipilih dapat mencerminkan nilai-nilai dan preferensi pribadi masing-masing individu. Namun, apapun jenis oleh-oleh yang dibawa, semuanya memiliki makna dan manfaat yang berharga bagi umat Islam. Oleh-oleh haji dan umroh menjadi simbol pengabdian, kenangan perjalanan, dan sumber berkah bagi yang membawanya dan menerimanya.

Makna

Oleh-oleh haji dan umroh bukan sekadar benda atau barang yang dibawa pulang dari Tanah Suci. Lebih dari itu, oleh-oleh haji dan umroh memiliki makna dan nilai yang sangat mendalam bagi umat Islam. Makna tersebut meliputi:

  • Simbol pengabdian dan ketaatan kepada Allah SWT.
  • Pengingat akan perjalanan spiritual yang telah dilalui.
  • Sumber berkah dan pahala bagi yang membawanya dan menerimanya.

Setiap jenis oleh-oleh haji dan umroh memiliki makna tersendiri. Misalnya, air zamzam dipercaya memiliki khasiat spiritual yang dapat menyembuhkan penyakit dan membawa berkah. Kurma dan kismis melambangkan kesabaran dan ketekunan dalam beribadah. Oleh-oleh yang bersifat simbolis, seperti tasbih dan kopiah, menjadi pengingat akan kewajiban umat Islam untuk berzikir dan menjalankan perintah Allah SWT.

Makna yang terkandung dalam oleh-oleh haji dan umroh menjadikannya lebih dari sekadar oleh-oleh biasa. Oleh-oleh tersebut menjadi benda yang berharga dan penuh makna bagi umat Islam. Oleh karena itu, oleh-oleh haji dan umroh harus dijaga dan dirawat dengan baik sebagai simbol pengabdian dan perjalanan spiritual yang telah dilalui.

Manfaat

Oleh-oleh haji dan umroh tidak hanya memiliki makna spiritual yang mendalam, tetapi juga membawa banyak manfaat bagi yang membawanya dan menerimanya. Manfaat tersebut meliputi:

  • Sumber berkah dan pahala: Oleh-oleh haji dan umroh, seperti air zamzam dan kurma, dipercaya membawa berkah dan pahala bagi yang membawanya dan menerimanya. Hal ini karena oleh-oleh tersebut berasal dari Tanah Suci yang penuh dengan keutamaan dan keberkahan.
  • Pengingat perjalanan spiritual: Oleh-oleh haji dan umroh menjadi pengingat akan perjalanan spiritual yang telah dilalui. Setiap kali melihat atau menggunakan oleh-oleh tersebut, umat Islam akan teringat akan pengalaman ibadah haji atau umroh yang telah dilakukannya.
  • Simbol pengabdian: Oleh-oleh haji dan umroh, seperti tasbih dan kopiah, menjadi simbol pengabdian umat Islam kepada Allah SWT. Oleh-oleh tersebut menjadi pengingat akan kewajiban umat Islam untuk beribadah dan menjalankan perintah Allah SWT.

Manfaat oleh-oleh haji dan umroh sangatlah besar, baik secara spiritual maupun material. Oleh karena itu, oleh-oleh haji dan umroh harus dijaga dan dirawat dengan baik sebagai simbol pengabdian dan perjalanan spiritual yang telah dilalui.

Tradisi

Tradisi membawa oleh-oleh haji dan umroh merupakan bagian tak terpisahkan dari perjalanan religi tersebut. Tradisi ini telah dilakukan sejak zaman dahulu dan memiliki makna serta nilai yang mendalam bagi umat Islam.

  • Jenis Oleh-oleh

    Tradisi membawa oleh-oleh haji dan umroh meliputi berbagai jenis oleh-oleh, mulai dari yang memiliki nilai spiritual tinggi seperti air zamzam, kurma, dan kismis, hingga yang bersifat simbolik seperti tasbih, kopiah, dan peci. Setiap jenis oleh-oleh memiliki makna dan manfaat tersendiri.

  • Cara Memperoleh

    Tradisi membawa oleh-oleh haji dan umroh juga mengatur cara memperoleh oleh-oleh tersebut. Umumnya, oleh-oleh diperoleh dengan membelinya di toko-toko atau pasar di sekitar Masjidil Haram atau Masjid Nabawi. Namun, ada juga beberapa oleh-oleh yang hanya bisa diperoleh dengan cara tertentu, seperti air zamzam yang harus diambil langsung dari sumur Zamzam.

  • Cara Pembagian

    Tradisi membawa oleh-oleh haji dan umroh juga mengatur cara pembagian oleh-oleh tersebut. Oleh-oleh biasanya dibagikan kepada keluarga, teman, dan tetangga sebagai tanda syukur dan berbagi berkah.

  • Nilai Sosial

    Tradisi membawa oleh-oleh haji dan umroh memiliki nilai sosial yang tinggi. Tradisi ini mempererat tali silaturahmi antar umat Islam dan menjadi sarana berbagi kebahagiaan dan keberkahan.

Tradisi membawa oleh-oleh haji dan umroh merupakan tradisi yang mulia dan penuh makna. Tradisi ini mencerminkan nilai-nilai keislaman, seperti berbagi, syukur, dan kebersamaan. Oleh karena itu, tradisi ini perlu dilestarikan dan dijaga sebagai bagian dari khazanah budaya umat Islam.

Nilai spiritual

Oleh-oleh haji dan umroh tidak hanya bernilai material, tetapi juga memiliki nilai spiritual yang tinggi. Nilai spiritual tersebut meliputi:

  • Sebagai simbol pengabdian

    Oleh-oleh haji dan umroh, seperti tasbih, kopiah, dan peci, merupakan simbol pengabdian umat Islam kepada Allah SWT. Oleh-oleh tersebut menjadi pengingat akan kewajiban umat Islam untuk beribadah dan menjalankan perintah Allah SWT.

  • Sebagai pengingat perjalanan spiritual

    Oleh-oleh haji dan umroh menjadi pengingat akan perjalanan spiritual yang telah dilalui. Setiap kali melihat atau menggunakan oleh-oleh tersebut, umat Islam akan teringat akan pengalaman ibadah haji atau umroh yang telah dilakukannya.

  • Sebagai sumber berkah dan pahala

    Oleh-oleh haji dan umroh, seperti air zamzam dan kurma, dipercaya membawa berkah dan pahala bagi yang membawanya dan menerimanya. Hal ini karena oleh-oleh tersebut berasal dari Tanah Suci yang penuh dengan keutamaan dan keberkahan.

  • Sebagai sarana berbagi kebahagiaan dan keberkahan

    Oleh-oleh haji dan umroh juga menjadi sarana berbagi kebahagiaan dan keberkahan. Dengan memberikan oleh-oleh kepada keluarga, teman, dan tetangga, umat Islam dapat berbagi kebahagiaan dan keberkahan yang telah diperolehnya selama ibadah haji atau umroh.

Nilai spiritual yang terkandung dalam oleh-oleh haji dan umroh menjadikannya lebih dari sekadar oleh-oleh biasa. Oleh-oleh tersebut menjadi benda yang berharga dan penuh makna bagi umat Islam. Oleh karena itu, oleh-oleh haji dan umroh harus dijaga dan dirawat dengan baik sebagai simbol pengabdian dan perjalanan spiritual yang telah dilalui.

Sumber berkah

Oleh-oleh haji dan umroh menjadi sumber berkah bagi yang membawanya dan menerimanya. Hal ini dikarenakan oleh-oleh tersebut berasal dari Tanah Suci yang penuh dengan keutamaan dan keberkahan. Oleh-oleh haji dan umroh yang dimaksud antara lain air zamzam, kurma, kismis, dan oleh-oleh lainnya yang memiliki nilai spiritual.

Air zamzam, misalnya, dipercaya memiliki khasiat spiritual yang dapat menyembuhkan penyakit dan membawa berkah. Kurma dan kismis juga dipercaya membawa berkah dan pahala bagi yang memakannya. Oleh karena itu, banyak umat Islam yang membawa oleh-oleh haji dan umroh tersebut untuk dibagikan kepada keluarga, teman, dan tetangga sebagai tanda syukur dan berbagi berkah.

Selain itu, oleh-oleh haji dan umroh juga menjadi pengingat akan perjalanan spiritual yang telah dilalui. Setiap kali melihat atau menggunakan oleh-oleh tersebut, umat Islam akan teringat akan pengalaman ibadah haji atau umroh yang telah dilakukannya. Pengalaman tersebut dapat memberikan motivasi dan semangat bagi umat Islam untuk terus meningkatkan keimanan dan ketakwaannya kepada Allah SWT.

Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa oleh-oleh haji dan umroh merupakan sumber berkah bagi yang membawanya dan menerimanya. Oleh-oleh tersebut membawa manfaat spiritual dan material, serta menjadi pengingat akan perjalanan spiritual yang telah dilalui. Oleh karena itu, oleh-oleh haji dan umroh harus dijaga dan dirawat dengan baik sebagai simbol pengabdian dan perjalanan spiritual yang telah dilalui.

Simbol pengabdian

Oleh-oleh haji dan umroh merupakan simbol pengabdian umat Islam kepada Allah SWT. Simbol pengabdian ini tercermin dalam berbagai jenis oleh-oleh yang dibawa pulang dari Tanah Suci, seperti tasbih, kopiah, dan peci. Oleh-oleh tersebut menjadi pengingat akan kewajiban umat Islam untuk beribadah dan menjalankan perintah Allah SWT.

Simbol pengabdian dalam oleh-oleh haji dan umroh memiliki makna yang sangat penting. Makna tersebut meliputi:

  • Pengingat akan perjalanan spiritual yang telah dilalui.
  • Sumber motivasi untuk terus meningkatkan keimanan dan ketakwaan.
  • Sarana untuk berbagi kebahagiaan dan keberkahan dengan sesama.

Oleh karena itu, oleh-oleh haji dan umroh harus dijaga dan dirawat dengan baik sebagai simbol pengabdian dan perjalanan spiritual yang telah dilalui. Oleh-oleh tersebut tidak hanya bernilai material, tetapi juga memiliki nilai spiritual yang tinggi. Nilai spiritual tersebut menjadi pengingat akan kewajiban umat Islam untuk beribadah dan menjalankan perintah Allah SWT, serta menjadi sumber motivasi untuk terus meningkatkan keimanan dan ketakwaan.

Kenangan perjalanan

Oleh-oleh haji dan umroh tidak hanya memiliki nilai material dan spiritual, tetapi juga menjadi kenangan perjalanan yang tak terlupakan. Kenangan perjalanan ini dapat berupa kenangan tentang pengalaman ibadah, keindahan Tanah Suci, atau kebersamaan dengan sesama jemaah.

  • Kenangan tentang pengalaman ibadah

    Oleh-oleh haji dan umroh dapat menjadi pengingat akan pengalaman ibadah yang telah dilakukan, seperti tawaf, sa’i, dan wukuf. Kenangan ini dapat membangkitkan semangat dan motivasi untuk terus meningkatkan ibadah di kemudian hari.

  • Kenangan tentang keindahan Tanah Suci

    Oleh-oleh haji dan umroh juga dapat menjadi pengingat akan keindahan Tanah Suci, seperti Masjidil Haram, Masjid Nabawi, dan Jabal Rahmah. Kenangan ini dapat memberikan ketenangan dan kedamaian bagi yang memilikinya.

  • Kenangan tentang kebersamaan

    Oleh-oleh haji dan umroh dapat menjadi simbol kebersamaan dengan sesama jemaah. Kenangan ini dapat mempererat tali silaturahmi dan memperkuat rasa persaudaraan sesama umat Islam.

  • Kenangan tentang perjalanan spiritual

    Oleh-oleh haji dan umroh juga dapat menjadi pengingat akan perjalanan spiritual yang telah dilalui. Kenangan ini dapat memberikan motivasi untuk terus meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT.

Kenangan perjalanan yang terkandung dalam oleh-oleh haji dan umroh sangatlah berharga. Kenangan ini dapat memberikan manfaat spiritual dan emosional bagi yang memilikinya. Oleh karena itu, oleh-oleh haji dan umroh harus dijaga dan dirawat dengan baik sebagai simbol perjalanan spiritual dan kenangan yang tak terlupakan.

Pewarisan budaya

Oleh-oleh haji dan umroh tidak hanya memiliki nilai material, spiritual, dan kenangan perjalanan, tetapi juga menjadi bagian dari pewarisan budaya Islam. Pewarisan budaya ini meliputi tradisi, nilai-nilai, dan praktik keagamaan yang diwariskan dari generasi ke generasi. Oleh-oleh haji dan umroh memainkan peran penting dalam proses pewarisan budaya ini.

Salah satu contoh nyata pewarisan budaya melalui oleh-oleh haji dan umroh adalah tradisi membawa air zamzam. Air zamzam dipercaya memiliki khasiat spiritual dan menjadi simbol perjalanan spiritual umat Islam ke Tanah Suci. Tradisi membawa air zamzam telah diwariskan selama berabad-abad dan menjadi bagian dari budaya Islam yang tidak terpisahkan. Selain itu, oleh-oleh haji dan umroh seperti tasbih, kopiah, dan peci juga menjadi simbol identitas budaya Islam.

Pewarisan budaya melalui oleh-oleh haji dan umroh memiliki dampak positif bagi umat Islam. Tradisi ini memperkuat rasa kebersamaan dan identitas keagamaan. Oleh-oleh haji dan umroh menjadi sarana untuk berbagi nilai-nilai dan praktik keagamaan dengan generasi muda. Selain itu, pewarisan budaya ini juga berkontribusi pada pelestarian tradisi dan khazanah budaya Islam.

Oleh karena itu, oleh-oleh haji dan umroh memiliki peran penting dalam pewarisan budaya Islam. Tradisi membawa oleh-oleh haji dan umroh tidak hanya bernilai material dan spiritual, tetapi juga menjadi simbol identitas budaya dan sarana untuk mewariskan nilai-nilai dan praktik keagamaan kepada generasi berikutnya.

Pertanyaan Umum tentang Oleh-oleh Haji dan Umroh

Bagian ini akan menjawab beberapa pertanyaan umum yang sering diajukan mengenai oleh-oleh haji dan umroh. Pertanyaan dan jawaban ini bertujuan untuk memberikan informasi dan pemahaman yang lebih jelas tentang oleh-oleh haji dan umroh bagi para pembaca.

Pertanyaan 1: Apa saja jenis oleh-oleh haji dan umroh yang umum dibawa?

Jawaban: Jenis oleh-oleh haji dan umroh yang umum dibawa antara lain air zamzam, kurma, kismis, tasbih, kopiah, peci, minyak wangi, parfum, dan perhiasan.

Pertanyaan 2: Apa makna spiritual dari oleh-oleh haji dan umroh?

Jawaban: Oleh-oleh haji dan umroh memiliki makna spiritual yang tinggi, seperti simbol pengabdian kepada Allah SWT, pengingat perjalanan spiritual, dan sumber berkah serta pahala.

Pertanyaan 3: Bagaimana cara memperoleh oleh-oleh haji dan umroh?

Jawaban: Oleh-oleh haji dan umroh dapat diperoleh dengan membelinya di toko-toko atau pasar di sekitar Masjidil Haram atau Masjid Nabawi. Beberapa oleh-oleh juga dapat diperoleh dengan cara tertentu, seperti air zamzam yang harus diambil langsung dari sumur Zamzam.

Pertanyaan 4: Bagaimana cara membagikan oleh-oleh haji dan umroh?

Jawaban: Oleh-oleh haji dan umroh biasanya dibagikan kepada keluarga, teman, dan tetangga sebagai tanda syukur dan berbagi berkah. Oleh-oleh tersebut dapat dibagikan langsung atau melalui jasa pengiriman.

Pertanyaan 5: Apa nilai sosial dari tradisi membawa oleh-oleh haji dan umroh?

Jawaban: Tradisi membawa oleh-oleh haji dan umroh memiliki nilai sosial yang tinggi, seperti mempererat tali silaturahmi, berbagi kebahagiaan dan keberkahan, serta memperkuat rasa persaudaraan sesama umat Islam.

Pertanyaan 6: Bagaimana cara merawat dan menjaga oleh-oleh haji dan umroh?

Jawaban: Oleh-oleh haji dan umroh harus dirawat dan dijaga dengan baik sebagai simbol perjalanan spiritual dan kenangan yang tak terlupakan. Oleh-oleh tersebut dapat disimpan di tempat yang bersih dan aman, serta digunakan atau dikonsumsi sesuai dengan keperluannya.

Demikian beberapa pertanyaan umum dan jawabannya mengenai oleh-oleh haji dan umroh. Semoga informasi ini dapat bermanfaat bagi para pembaca.

Selanjutnya, kita akan membahas lebih lanjut tentang manfaat oleh-oleh haji dan umroh, baik dari segi spiritual maupun material. Silakan melanjutkan ke bagian selanjutnya untuk informasi yang lebih lengkap.

Tips Memilih dan Merawat Oleh-oleh Haji dan Umroh

Oleh-oleh haji dan umroh merupakan benda yang berharga dan penuh makna bagi umat Islam. Oleh karena itu, penting untuk memilih dan merawat oleh-oleh tersebut dengan baik. Berikut adalah beberapa tips yang dapat diikuti:

Tip 1: Pilih oleh-oleh yang bermakna

Pilihlah oleh-oleh yang memiliki nilai spiritual atau simbolis, seperti air zamzam, kurma, tasbih, atau kopiah. Oleh-oleh yang bermakna akan lebih dihargai dan bermanfaat bagi yang menerimanya.

Tip 2: Sesuaikan dengan kebutuhan

Pertimbangkan kebutuhan dan preferensi orang yang akan menerima oleh-oleh. Jika Anda membawa oleh-oleh untuk keluarga, pilihlah oleh-oleh yang sesuai dengan usia dan jenis kelamin mereka.

Tip 3: Perhatikan kualitas

Pilihlah oleh-oleh yang berkualitas baik dan tidak mudah rusak. Oleh-oleh yang berkualitas akan lebih tahan lama dan dapat digunakan atau dikonsumsi dalam jangka waktu yang lebih lama.

Tip 4: Kemas dengan baik

Kemas oleh-oleh dengan baik agar tidak rusak selama perjalanan. Gunakan bahan kemasan yang sesuai, seperti kardus atau plastik bubble wrap. Oleh-oleh yang dikemas dengan baik akan terhindar dari kerusakan dan dapat dibawa pulang dengan selamat.

Tip 5: Simpan dengan benar

Simpan oleh-oleh di tempat yang bersih, kering, dan sejuk. Oleh-oleh yang disimpan dengan benar akan lebih awet dan tidak mudah rusak.

Tip 6: Gunakan atau konsumsi sesuai kebutuhan

Gunakan atau konsumsi oleh-oleh haji dan umroh sesuai dengan keperluannya. Misalnya, air zamzam dapat diminum sebagai air minum atau digunakan untuk berwudhu. Kurma dapat dikonsumsi sebagai makanan ringan atau dijadikan bahan masakan.

Tip 7: Bagikan dengan orang lain

Tradisi membawa oleh-oleh haji dan umroh juga merupakan sarana untuk berbagi kebahagiaan dan keberkahan dengan orang lain. Bagikan oleh-oleh tersebut kepada keluarga, teman, dan tetangga sebagai tanda syukur dan berbagi berkah.

Dengan mengikuti tips di atas, Anda dapat memilih dan merawat oleh-oleh haji dan umroh dengan baik. Oleh-oleh tersebut akan menjadi kenangan yang berharga dan bermanfaat bagi Anda dan orang-orang yang menerimanya.

Tips-tips di atas menunjukkan bahwa oleh-oleh haji dan umroh tidak hanya bernilai material, tetapi juga memiliki nilai spiritual dan sosial yang tinggi. Oleh karena itu, oleh-oleh haji dan umroh harus dijaga dan dirawat dengan baik sebagai simbol pengabdian, perjalanan spiritual, dan berbagi kebahagiaan.

Kesimpulan

Oleh-oleh haji dan umroh merupakan bagian penting dari perjalanan religi tersebut. Oleh-oleh ini memiliki makna spiritual yang mendalam, nilai manfaat yang besar, tradisi yang panjang, nilai spiritual yang tinggi, dan menjadi sumber berkah bagi yang membawanya dan menerimanya. Oleh-oleh haji dan umroh juga menjadi simbol pengabdian, kenangan perjalanan, dan pewarisan budaya Islam.

Beberapa poin utama yang dapat disimpulkan dari pembahasan mengenai oleh-oleh haji dan umroh antara lain:

  1. Oleh-oleh haji dan umroh memiliki nilai spiritual, material, dan sosial yang tinggi.
  2. Oleh-oleh haji dan umroh menjadi simbol pengabdian, perjalanan spiritual, dan berbagi kebahagiaan.
  3. Tradisi membawa oleh-oleh haji dan umroh harus dilestarikan dan dijaga sebagai bagian dari khazanah budaya Islam.

Oleh karena itu, oleh-oleh haji dan umroh harus dijaga dan dirawat dengan baik sebagai simbol perjalanan spiritual dan kenangan yang tak terlupakan. Oleh-oleh tersebut bukan hanya sekedar benda yang dibawa pulang dari Tanah Suci, tetapi juga merupakan bagian dari pengalaman spiritual dan warisan budaya Islam yang harus diwariskan kepada generasi berikutnya.



Rekomendasi Herbal Alami :

Artikel Terkait

Bagikan:

sisca

Halo, Perkenalkan nama saya Sisca. Saya adalah salah satu penulis profesional yang suka berbagi ilmu. Dengan Artikel, saya bisa berbagi dengan teman - teman. Semoga semua artikel yang telah saya buat bisa bermanfaat. Pastikan Follow www.birdsnbees.co.id ya.. Terimakasih..

Tags

Ikuti di Google News

Artikel Pilihan

Artikel Terbaru

Story Terbaru